Jumat, 02 Juli 2010

Teori Abiogenesis dan Biogenesis

Teori Abiogenesis
1. Anthoni Van Leeuwenhoek
Berpendapat bahwa mikroorganisme (benda mati) berasal dari air (benda mati).
• Percobaannya :
Dengan mikroskop ciptaannya ia melihat adanya mikroorgnisme lain (jentik-jentik nyamuk) yang di ambil dari air hujan dan rendaman jerami.

2. Needham
Berpendapat bahwa mikroorganisme (benda hidup) terjadi dari air kaldu (benda mati).
• Percobaannya :
Dengan merebus daging, kemudian air kaldu disimpan dalam keadaan terbuka. Setelah beberapa hari terlihat air kaldu menjadi keruh karena adanya mikroorganisme.

Teori Biogenesis

1 Lazzaro Spallanzani (1729-1799)
• Percobaannya :
Dengan merebus daging, kemudian air kaldu dimasukkan ke dalam tabung yang sebagian tertutup rapat dan sebagian lagi terbuka.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa pada tabung yang tertutup tidak ditemukan mikroorganisme, sedangkan pada tabung terbuka terdapat mikroorganisme (air kaldu terlihat keruh).
• Kesimpulan :
Adanya mikroorganisme pada tabung terbuka berasal dari udara bukan berasal dari air kaldu (benda mati). Tidak adanya mikroorganisme pada tabung tertutup menunjukkan bahwa mikroorganisme bukan berasal dari air kaldu (benda mati).

2 Francesco Redi (1626-1697)
• Percobaannya :
Dengan menggunakan beberapa stoples, yaitu :
 Stoples I :
Diisi dengan daging kemudian ditutup rapat-rapat sehingga tidak berhubungan dengan udara.
Setelah beberapa hari tidak ditemukan larva (benda hidup)
 Stoples II :
Diisi dengan daging kemudian ditutup dengan kain kasa (dapat berhubungan dengan udara segar)
Setelah beberapa hari tidak ditemukan larva karena lalat tidak dapat masuk akibat terhalang kain kasa.
 Stoples III :
Diisi dengan daging dan dibiarkan terbuka sehingga dapat berhubungan dengan udara luar.
Setelah beberapa hari ditemukan larva. Karena lalat dapat masuk.
• Kesimpulan :
Larva (suatu kehidupan) bukan berasal dari daging (benda mati) tetapi berasal dari telur lalat yang masuk dan bertelur pada daging.

3 Louis Pasteur (1822-1895)
Menggunakan labu berbentuk leher angsa (huruf S)
• Percobaannya :
Labu diisi dengan air kaldu, kemudian disterilkan dengan cara dipanaskan. Kemudian labu didinginkan selama beberapa hari, ternyata tidak ditemukan adanya mikroorganisme (air terlihat keruh).
Leher dipatahkan sehingga udara masuk dan berhubungan dengan kaldu. Ternyata dalam air kaldu terdapat adanya mikroorganisme (air terlihat keruh).
• Mikroorganisme (makhluk hidup) yang tumbuh dalam kaldu bukan berasal dari air kaldu (benda mati) tetapi berasal dari mikroorganisme yang terdapat di udara bebas.
Setelah percobaan Pasteur timbulah anggapan bahwa :
“Omne vivum ex ovo, Omne ovum ex vivo “ yang berarti kehidupan manusia berasal dari telur, dan telur berasal dari manusia.
Hal ini dapat disimpulkan bahwa :
 Kehidupan berasal dari telur dan telur dihasilkan makhluk hidup.
 Makhluk yang hidup sekarang berasal dari kehidupan sebelumnya.
 Makhluk hidup berasal dari makhluk hidup pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar